Akademi Arema Putri U-15 tak lolos ke Putaran Nasional Hydro Plus Soccer League 2025-2026 dari Zona Kudus. Pelatih Nanang Habibi menilai pasukannya masih memiliki banyak PR (Pekerjaan Rumah) usai kompetisi pertama mereka ini.
Berbeda dengan dua tim Arema Putri U-15 dan U-18 yang ke putaran nasional dari Zona Surabaya, Syafira Aulia Kamil dan kawan-kawan tidak lolos karena mengakhiri musim di peringkat 10 dari 14 tim peserta. Mereka mengumpulkan 15 poin dalam 15 pekan dengan meraih empat kemenangan, tiga kali imbang, dan sisanya kekalahan.
Untuk produktivitas gol, Akademi Arema Putri U-15 mencetak 14 gol. Namun, gawang mereka kebobolan 52 kali sehingga selisih gol -38.
“Pastinya masih banyak yang harus diperbaiki secara kemampuan individu agar tetep konsisten dan stabil. Lalu soal pemahaman untuk mulai belajar bermain secara tim juga penting,” kata Habibi kepada WEAREMANIA.
Rasakan Dampak Positif Ikut Hydro Plus Soccer League 2025-2026, Begini Kata Pelatih
Meski hanya sampai di fase regional, Pepe, sapaan akrab sang pelatih mengakui Akademi Arema Putri U-15 merasakan dampak posif mengikuti HPSL 2025-2026 ini. Banyak pelajaran berharga pula yang bisa dipetik oleh para pemain yang mayoritas baru melek kompetisi.
“Tentunya dampak positif mengikuti HPSL ini sangat luar biasa, khususnya buat perkembangan anak-anak Akademi Arema Putri,” imbuhnya.
“Apalahi rata-rata para pemain kami baru mengenal kompetisi berjenjang usia seperri ini,” pungkas pelatih asli Banyuwangi ini.
