Pada menit 64, Arema melakukan pergantian dua pemain sekaligus. Charles Lokolingoy dan Samuel Balinsa dimasukkan untuk menggantikan Dedik Setiawan dan Julian Guevara.
Di saat bersamaan, Persija pun mengganti dua pemainnya, Dony Tri Pamungkas dan Rayhan Hannan. Witan Sulaeman dan Firza Andhika dimasukkan sebagai pemain pengganti.
Di menit 75, Lokolingoy meraih peluang pertamanya di laga ini. Sebuah sodoran dari Arkan berhasil ditembaknya ke gawang, tapi bola masih melebar ke sisi kanan.
Penyelamatan penting dilakukan Frigeri semenit kemudian. Sepakan keras Witan dengan kaki kanan ditepisnya sambil terbang.
Arema melakukan pergantian pemain lagi di menit 82. Johan Farizi ditarik keluar digantikan Bayu Setiawan.
Peluang kedua didapatkan Lokolingoy di menit 83. Kali ini sundulannya yang kembali melenceng tak mengarah ke gawang Persija.
Persija memasukkan dua pemain di menit 84, yakni Riko Simanjuntak dan Syahrian Abimanyu. Pemain yang mereka gantikan adalah Marko Simic dan Ryo Matsumura.
Pergantian pemain kesekian kalinya dilakukan Arema saat waktu normal tersisa lima menit. Muhammad Rafli dimasukkan menggantikan Syaeful Anwar.
Witan nyaris mencetak gol ketiga Persija di menit tambahan waktu. Sepakan yang dilepaskannya melewati Frigeri, tapi bola kemudian masih mampu disapu Pablo tepat di garis gawang Arema.
