Laga Arema vs Malut United bakal tersaji di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malanv, Jumat (3/4/2026), pukul 15.30 WIB. Laga Pekan 26 Super League 2025-2026 ini diprediksi akan menjadi ujian bagi Arema yang ingin bangkit, tapi dengan keterbatasan skuad yang tersedia.
Menjamu Malut, Pelatih Marcos Santos tak bisa memainkan enam pemain asing sekaligus. Pablo Oliveira, Dalberto Luan Belo dan Matheus Blade kena sanksi kartu merah, lalu Betinho Filho dan Joel Vinicius absen karena akumulasi kartu kuning, serta Walisson Maia yang masih pemulihan cedera betis.
Marcos mengaku persiapan timnya dalam 10 hari terakhir berjalan dengan baik, meskipun Arema kehilangan enam pemain penting. Namun pelatiha assl Brasil ini percaya kepada pemain yang ada di dalam tim berlatih dengan sangat baik, memahami strategi dan rencana permainan.
“Kami menjalani pekan latihan dan persiapan yang baik. Banyak pemain yang menunggu kesempatan, dan kami berharap mereka bisa menampilkan performa terbaik. Pada putaran pertama, kami datang (ke kandang Malut) tanpa enam pemain dan kami gak kalah (1-1). Sekarang kami kembali tanpa enam pemain,” kata Marcos.
“Jika kami bisa menjalankan strategi dan rencana permainan, saya pikir kami punya peluang untuk tampil baik, bermain dengan solid dan kuat, dan jika Tuhan mengizinkan, kami bisa meraih kemenangan,” imbuhnya.
Laga Arema vs Malut United Tak Mudah
Marcos mengakui, tanpa bermaksud menjadikan absennya enam pemain asing sebagai alasan, laga menjamu Malut ini tak mudah bagi Arema. Terlebih status Malut sebagai tim papan atas di peringkat 4 dan menyandang predikat sebagai tim paling produktif mencetak gol.
“Kita lihat saja bagaimana pertandingannya. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, menghadapi banyak pemain berpengalam, kami melawan tim besar. Malut adalah tim yang tampil konsisten sejak awal kompetisi,” imbuh pelatih berusia 46 tahun ini.
“Tapi, kami akan mengandalkan dukungan suporter. Jika Aremania hadir, saya akan lebih optimistis dan itu akan memberi motivasi bagi pemain,” tandasnya.
