Bobotoh-Vikirng tak boleh nonton laga Arema vs Persib Bandung di Stadion Soepriadi, Kota Blitar, Jumat (24/1/2025), pukul 15.30 WIB. Ini kesepakatan antara Presidium Aremania dan perwakilan pendukung tim tamu terkait laga Pekan 20 Liga 1 2024-2025 tersebut.
Koordinator Presidium Aremania, Ali Rifki telah bertemu dengan Tobias Ginanjar selaku Ketua Umum Viking Persib Club. Keduanya membahas adanya regulasi PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait larangan suporter tim tamu datang ke stadion di Liga 1 2024-2025.
Menurut Ali, pada prinsipnya, Aremania selalu mencoba mematuhi aturan yang ada. Harapannya, para pendukung Persib juga demikian.
“Sebagai organisasi, sesuai regulasi dari PSSI, PT LIB, dan kepolisian, bahwa suporter tim tamu dilarang hadir di stadion, makanya, kita imbau mereka agar tidak hadir di Blitar,” kata Ali.
Bobotoh-Viking Tak Boleh Nonton, Presidium Aremania Pastikan di Stadion Tak Ada Suporter Tim Tamu
Ali menambahkan, Presidium Aremania memastikan kursi tribune Stadion Soepriadi hanya untuk Aremania dan penonton sekitar. Jadi, tak ada tempat untuk pendukung tim tamu.
“Yang datang ke stadion pasti Aremania dan penonton umum, atau suporter sekitar Blitar. Warga Blitar dan sekitarnya juga berhak membeli tiket,” imbuhnya.
Mantan Manajer Tim Arema era Juragan 99 itu menegaskan, pihaknya tak tahu-menahu apakah ada pendukung Persib yang memaksa datang. Presidium Aremania hanya mengantisipasi agar tak ada pelanggaran regulasi yang juga bisa berbuah sanksi terhadap Arema.
Sebagai langjkah mengantisipasi kedatangan Bobotoh-Viking, Presidium Aremania juga telah melakukan berbagai cara. Salah satunya dengan sosialisasi imbauan lewat media sosial.
“Saya gak tahu, saya gak mengurusi tiket. Jadi, organisasi ini tugasnya memastikan nawak-nawak, adik-adik, dan saudara-saudara kita Aremania agar bagaimana caranya datang ke stadion dengan aman, nyaman dan tertib, berkreativitas di dalam stadion,” tegasnya.
