Ada catatan unik yang ditinggalkan Valdeci Moreira di Arema sebelum hengkang. Setidaknya ada tiga hal yang diukirnya di sepanjang Super League 2025-2026.
Sepanjang musim ini, Valdeci tampil 26 kali bersama Arema. Pemilik jersey bernomor punggung 10 itu bermain dalam 1.214 menit.
Soal kontribusi gol, namanya berada di urutan ketiga bersama Gabriel Silva dengan lesakan lima gol. Sementara, untuk urusan assist, Valdeci menyumbangkan dua umpan gol untuk Skuad Singo Edan.
Inilah 3 Catatan Unik yang Ditinggalkan Valdeci Moreira di Arema Sebelum Hengkang
1. Gol Laga Pembuka dan Penutup
Dua dari lima gol yang dibuat Valdeci dibuatnya bernilai sejarah. Dua gol itu dicetaknya di laga pembuka dan penutup kompetisi yang sama-sama terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Pada laga Pekan 1, Arema menaklukkan PSBS Biak 4-1. Salah satu gol Arema di laga itu dibuat Valdeci, yang sekaligus menjadi gol debutnya.
Sementara, di laga pekan pamungkas, Valdeci berhasil membobol gawang PSIM Yogyakarta. Saat itu Arema mampu dibawanya menang cukup telak 3-1.
2. Assist Gol Bunuh Diri
Laman Transfermarkt memang mencatat Valdeci mengoleksi empat assist musim ini. Namun, berdasarkan catatan resmi I-League, dua umpan gol lainnya tak dihitung karena terjadi untuk dua gol bunuh diri lawan.
Assist tak dihitung pertama terjadi di laga tandang lawan Persebaya Surabaya yang beranhir imbang 1-1. Valdeci mengirimkan umpan ke kotak penalti lawan yang diteruskan bek Persebaya, Dime Dimov ke gawangnya sendiri.
3. Selebrasi Ikonik
Melesakkak lima gol untuk Arema, Valdeci sempat memamerkan selebrasi gol yang ikonik. Dua perayaan gol itu bakal selalu dikenang Aremania.
Selebrasi gol pertama yang dipopulerkannya dalam gol pertama sampai gol keempat tentu dengan mencium cincin kawinnya di jari manis tangan kiri dan menunjuk gestur huruf L dengan tangan kanan yang merupakan inisial nama putrinya, Maria Liz.
Untuk merayakan gol kelima sekaligus terakhirnya untuk Arema, Valdeci berlari ke arah tribune utara Stadion Kanjuruhan seraya melepas jersey nomor 10-nya. Pemain berusia 31 tahun itu lantas memeragakan selebrasi menjemur jersey seperti yang dilakukan Lionel Messi usai mencetak gol untuk Barcelona di kandang Real Madrid.
