Ada sedikit rasa takut di pikiran Valdeci Moreira saat pertama kali gabung Arema untuk Liga 1 2025-2026. Gelandang asal Brasil itu takut situasi di Area tak sama seperti ekspektasi awalnya ketika menerima pinangan klub.
Merantau ke luar kampung halaman memang bukan pengalaman pertama baginya, karena pada musim 2019, Valdeci sempat bermain di Liga Paraguay bersama Luqueno selama satu tahun. Sempat pulang ke Brasil dua tahun, Valdeci kembali ke Paraguay untuk memperkuat Rubio Nu dan Tacuary FBC.
Meski demikian, Valdeci tetap merasa ada sedikit kekhawatiran ketika datang ke Indonesia. Tapi, pemain berusia 30 tahun itu mengaku apa yang dirasakan di Arema sungguh di luar ekspektasinya.
“Saya ke Arema seperti gak punya apa-apa untuk dikatakan. Saya datang, lalu saya diterima dengan sangat baik oleh semua orang. Sebenarnya, saya sangat terkejut, karena saya datang dari negara lain,” kata Valdeci kepada WEAREMAnIA.
Valdeci Moreira Saat Pertama Kali Gabung Arema Langsung Rasakan Kehangatan Kekeluargaan
Valdeci mengaku langsung merasakan kehangatan sikap kekeluargaan yang ditunjukkan seluruh komponen tim. Ini yang dimaksudnya di luar ekspektasi ketika datang ke negara baru baginya.
“Kita gak tahu apa yang akan terjadi ketika kita datang ke negara baru. Tapi, begitu saya tiba, saya diterima dengan sangat baik,” imbuh pemain kaki kidal ini.
“Selalu ada orang yang peduli dengan saya sebagai orang baru, sejak saya tiba di negara ini hingga hari ini,” punkasnya.
