Manaiemen Arema pinjamkan Alfiansyah ke klub Championship/Liga 2 di pengujung bursa transfer pemain paruh musim. Langkah ini diambil demi masa depak sang pemain.
Alfiansyah gabung Arema jelang bursa transfer pemain awal musim ditutup. Kala itu, pemain berusia 22 tahun ini diplot sebagai suksesor Achmad Maulana yang mengalami cedera panjang, meski sudah ada dua bek kanan, Rifad Marasabessy dan Bayu Setiawan.
Namun dalam perjalanan kariernya di putaran pertama, Fian, sapaan akrabnya, lebih akrab bermain bersama tim Arema U-20. Pemain asli Medan itu diturunkan di Elite Pro Academy 2025-2026 sebagai joker bersama sejumlah pemain Arema lainnya.
“Kami melihat Alfiansyah sebagai aset penting dengan masa depan yang menjanjikan. Peminjaman ini bukan berarti melepas kualitas, melainkan memberi ruang agar dia bisa mendapatkan menit bermain lebih banyak dan berkembang. Arema selalu mendukung langkah terbaik bagi karier pemain,” kata General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi.
Arema Pinjamkan Alfiansyah, Tapi Akan Ada Kesempatan Kedua
Manajer yang akrab disapa Inal itu menjamin akan ada kesempatan kedua untuk Alfiansyah kembali ke Arema. Harapannya, eks PSS Sleman itu bisa memaksimalkan masa peminjamannya ini sebaik mungkin, hingga siap kembali ke Arema dengan kualitas yang dimiliki.
Peminjaman ini juga menjadi bagian dari rencana pengembangan jangka menengah klub. Ini salah satu cara meningkatkan kemampuan para pemain muda seperti Alfiansyah.
“Kami berharap Alfiansyah bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal. Semoga ia mendapatkan pengalaman berharga, jam terbang yang cukup, dan kembali ke Arema dengan perkembangan yang positif,” tandasnya.
