Pasca serangkaian hasil buruk di enam laga awal Liga 1 2023-2024, mental pemain Arema diharapkan segera bangkit. Segala cara sudah dilakukan pelatih Joko Susilo untuk bangkitkan mental mereka.
Menurutnya, untuk memotivasi pemain bisa datang dari berbagai pihak, termasuk dari tim pelatih, manajemen, atau suporter. Namun, yang utama menurutnya adalah motivasi untuk bangkit dari diri pemain itu sendiri.
Sejauh ini, pelatih dan manajemen sudah melakukan apa yang seharusnya dilakukan untuk memotivasi para pemain. Namun, dari enam laga, Arema cuma bisa meraih dua poin hasil dua kali imbang.
“Soal mental pemain, saya sudah berusaha. Bagaimana pun kami sudah mencoba memberikan motivasi dari luar,” kata Gethuk, sapaan akrab Joko.
Mental Pemain Arema Kembali Kepada Pemain Arema Sendiri
Gethuk menegaskan, sekarang ini yang bisa membangkitkan mental pemain Arema adalah mereka sendiri. Harus ada motivasi untuk bangkit dari dalam diri sendiri.
Sejauh ini, Arema terpuruk di dasar klasemen sementara Liga 1 2023-2024 dengan koleksi dua poin. Arema pun menjadi satu-satunya peserta kompetisi musim ini yang belum pernah meraih kemenangan.
“Sekarang saya kembalikan kepada para pemain sendiri. Kalau ini dijadikan masalah, tentu akan sulit. Saya masih meyakini para pemain Arema bisa mengatasi semua ini sendiri. Memang ini situasi yang gak mudah, tapi kembali lagi, ini bukanlah alasan, karena kenyataannya begini,” imbuhnya.
Protes Dari Aremania
Sebagai pendukung Arema, Aremania juga sempat melakukan protes di tribune timur Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar usai laga. Gethuk menilai tuntutan mereka untuk ganti pelatih adalah hal yang normal.
“Itu normal. Saya gak perlu menanggapi apa yang dilakukan suporter. Protes itu sudah biasa dilakukan, baik secara langsung maupun lewat media sosial,” pungkas pelatih berlisensi AFC A Pro ini.
