Arema menempati peringkat 9 di Super League 2025-2026. Yusrinal Fitriandi senang Arema finis di posisi terbaik di era kepemimpinannya sebagai General Manager.
Arema berada di posisi 9 di klasemen akhir dengan koleksi 48 poin dalam 34 pertandingan, atau 1,41 poin perlaga. Skuad Singo Edan berhasil meraih 13 kemenangan, sembilan kali imbang, dan 12 kekalahan.
Jumlah poin itu menjadi poin terbanyak Arema sejak Yusrinal naik jabatan menjadi General Manager. Jabatan itu diembannya pasca Tragedi Kanjuruhan, pertengahan Ligq 1 2022-2023.
“Yang jelas selama empat musim terakhir, tahun ini yang terbaik menurut saya pribadi maupun hasil evaluasi manajemen keseluruhan. Mungkin ini posisi yang paling bagus bagi kami,” kata pria yang akrab disapa Inal itu.
Arema Finis di Posisi Terbaik di Era Kepemimpinannya, Bukti Adanya Progres
Inal menyebut, pencapaian di posisi 9 klasemen akhir Super League 2025-2026 itu jadi bukti adanya progres. Ini yang menurutnya layak diapresiasi.
Sebetulnya, Arema musim ini menargetkan peringkat 5 besar klasemen akhir. Meski tak tercapai, kerja keras pelatih, pemain dan seluruh ofisial tim patut diacungi jempol.
“Ini artinya Arema sudah berprogres, dari satu tahun setelah tragedi, tahun kedua, dan sekarang tahun ketiga. Evaluasinya kita berhasil mempertahankan progres itu,” pungkasnya.
