Kehadiran Aremania di laga Persija Jakarta vs Arema di Pekan 20 Super League 2025-2026 (8/2/2026) bagi Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno sangat penuh makna. Menurutmya, momen di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta itu bisa menjadi kebangkitan atmosfer pendukung Singo Edan.
Panpel Persija memberi kuota tiket tak kurang dari 5.000 orang untuk Aremania sebagai suporter tamu, meski ada regulasi larangan away bagi suporter tim tamu. Hasilnya, motivasi Aremania berbuah manis, karena Arema membawa pulang tiga poin usai mengalahkan Persija 2-0.
Bagi Jakmania, ini merupakan aksi sambutan balasan untuk Aremania atas apa yang mereka lakukan di putaran pertama lalu. Saat Persija bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang lalu, Aremania menyambut hangat ribuan Jakmania yang bertandang.
“Apa yang terjadi semalam, mengingatkan kembali gairah kelompok supporter besar bernama Aremania. Terima kasih nawak-nawak yang sudah hadir di GBK semalam. Selamat atas kemenangannya,” kata Diky.
Kehadiran Aremania di Laga Persija Jakarta vs Arema Sebagai Penghormatan Kepada Jakmania
Diky juga menilai kehadiran Aremania merupakan penghormatan kepada Jakmania. Sebab, para pendukung Persija selalu hadir tak meninggalkan Aremania, secara spesifik sejak Tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober 2022.
“Kehadiran ribuan Aremania bagi kami adalah sebuah penghormatan mereka kepada Jakmania. Jakmania yang gak pernah meninggalkan mereka apa pun keadaannya,” imbuhnya.
“Di saat orang lain menjauh, mencemooh dan menghukum, kami tidak pergi dan selalu hadir di setiap proses yang terjadi di Aremania sampai saat ini,” tandasnya.
