Arema bermain di luar keinginan Pelatih Marcos Santos di babak pertama saat imbangi Madura United di Laga Pekan 22 Super League 2025-2026, Sabtu (21/2/2026). Pelatih asal Brasil itu gagal membawa pulang tiga poin usai bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.
Pada babak pertama, gawang Arema harus kebobolan lebih dulu oleh gol telat Junior Brandao di pengujung babak pertama. Sebetulnya, Arema sempat berbelik unggul di awal babak kedua lewat dua gol cepat Dalberto Luan Belo dan Joel Vinicius.
Sayang, kemenangan Arema yang sudah di depan mata harus pupus tiga menit jelang laga bubar. Gol Jorge Mendonça memaksakan hasil imbang 2-2 mengakhiri laga ini.
“Babak pertama intensitasnya belum seperti yang kami inginkan. Namun di babak kedua, kami memberikan segalanya. Kami benar-benar merasuk ke dalam pertandingan,” kata Marcos.
Arema Kesulitan di Babak Pertama Sebelum Imbangi Madura United
Sebelum kebobolan oleh gol Madura United, Arema berusaha menyerang dan menguasai permainan.
Marcos mengakui, para penggawa Singo Edan kesulitan dalam menembus pertahanan lawan di paruh pertama.
Peluang demi peluang yang didapatkan terbuang sia-sia. Gol balasan Arema baru terjadi di awal babak kedua setelah konsolidasi di ruang ganti saat jeda.
“Itu adalah pertandingan yang sulit. Kami tahu bahwa Madura United semakin berkembang di setiap pertandingan, dan memang terbukti demikian di pertandingan ini,” imbuh pelatih berlisensi CONMEBOL Pro ini.
“Arema mencetak dua gol lagi di babak kedua. Itu berkat para pemain yang memahami perubahan sikap yang diperlukan. Mereka kembali dengan lebih fokus dan lebih siap. Mereka melakukan apa yang telah dipersiapkan selama latihan minggu ini,” pungkasnya.
