Tak sedikit Aremania yang kasak-kusuk mempertanyakan kedalaman skuad Arema di Liga 1 2024-2025 yang dinilai jomplang. Kekalahan Arema dari Borneo FC Samarinda di Stadion Soepriadi, Kota Blitar di Pekan 2, Sabtu (17/8/2024) seakan-akan menjadi bukti nyatanya.
Pelatih Arema, Joel Cornelli mengakui harus mengubah susunan pemain intinya di laga ini. Pasalnya, pelatih asal Brasil itu tak bisa memainkan Salim Tuharea, Julian Guevara, dan Choi Bo-kyeong yang sama-sama mengalami cedera.
Sebagai pengganti, dalam susunan pemain di laga terseut, Joel memasang Muhammad Rafli, Syaeful Anwar, dan rekrutan anyar, Pablo Oliveira. Dari ketiganya, hanya Syaeful yang pernah menjadi starter Arema di Piala Presiden 2024 lalu.
“Ini pertama kalinya saya mengubah tim di lebih dari satu posisi. Kami kehilangan tiga pemain yang biasa tampil sebagai starter. Jadi, ini pertama kalinya kami memulai dengan menggunakan skuad berbeda,” kata Joel.
Kekalahan Arema dari Borneo FC Tak Akan Terjadi Jika Pemain Pelapis Memberikan Pembuktian Kualitas
Joel menambahkan, para pemain yang dipasang sebagai pemain inti maupun pengganti seharusnya memberikan pembuktian kualitasnya. Jika hal itu dilakukan secara maksimal, bisa jadi, Arema terhindar dari kekalahan melawan Borneo FC.
“Ketika kami kehilangan pemain, tentu harus memainkan pemain lainnya. Mereka pun seharusnya mengambil keuntungan atas kesempatan tersebut dengan bermain sebaik mungkin,” imbuhnya.
“Tim ini punya cara bermain, setiap pemain harus mengerti apa yang harus dilakukannya untuk memulai pergerakan. Semua harus berpikir kita bermain untuk meraih kemenangan dengan cara kita.”
Berikan Kesempatan Kepada Debutan
Dalam laga ini, Joel juga memberikan kesempatan kepada para pemain debutan yang sebelumnya minim kesempatan bermain di Piala Presiden 2024. Selain Pablo yang memang masih baru bergabung, muncul nama Hamzah Titofani dan Anwar Rifa’i.
“Kami juga bermain dengan pemain-pemain yang sebelumnya belum pernah tampil. Itu sangat penting bagi kami untuk melihat kemampuan mereka. Liga ini panjang, tentu mereka harus siap ketika kita butuhkan,” tandasnya.
