Kekuatan Persis Solo di mata Pelatih Arema, Marcos Santos ada pada dukungan suporternya, Pasoepati. Itu yang diwaspadainya jelang laga Pekan 7 Super League 2025-2026 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (28/9/2025), pukul 15.30 WIB tersebut.
Marcos mengaku telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Persis sebagai calon lawan. Namun, selain faktor teknis, pelatih berusia 46 tahun itu juga menaruh perhatian terharap faktor non-teknis di luar lapangan, khususnya “ancaman” dari tribune.
Pelatih asal Brasil itu menyadari Persis akan memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah. Dukungan suporter tim tuan diprediksi bakal menjadi motivasi Laskar Samber Nyawa menghadapi Arema.
“Persis adalah tim yang kuat dan berbahaya di kandang, terutama karena dukungan para suporternya. Mereka pasti akan banyak menekan kami. Kami harus menghormati lawan. Mereka juga memiliki pekerjaan yang bagus,” kata Marcos.
Kekuatan Persis Solo Berkurang?
Marcos sudah tahu Persis akan menjamu Arema tanpa sejumlah pemain asingnya. Namun, menurutnya, situasi itu tak akan mengurangi kekuatan anak asuh Pelatih Peter de Roo.
Persis dipastikan kehilangan Fuad Sule dan Zulfahmi Arifin yang mengalami cedera. Selain itu, playmakernya, Sho Yamamoto juga tak bisa bermain karena sanksi larangan bermain karena kartu merah.
“Mereka mungkin akan kehilangan satu atau dua pemain. Tetapi mereka adalah tim yang terlatih dengan baik. Kami melihat mereka tim yang kuat, terlepas dari pemain asingnya yang absen. Kami harus tetap waspada, bermain dengan baik, dan mencoba menang. Terlepas siapa saja yang datang untuk bermain, tetapi ini adalah tim yang bagus,” pungkas pelatih berlisensi CONMEBOL Pro ini.
