More

    Pelatih Arema Sejalan Dengan Regulasi Pemain U-22 Wajib Main

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Pelatih Arema, Joel Cornelli sejalan dengan regulasi pemain U-22 wajib main di Liga 1 2024-2025. Menurutnya, regulasi yang ditetapkan PSSI itu luar biasa.

    Sebelumnya, regulasi ini diatur PT Liga Indonesia Baru (LIB) dalam Pasal 22 Ayat (3) Regulasi Kompetisi. Regulasi itu berisi tentang kewajiban klub memainkan minimal satu pemain U-23 Warga Negara Indonesia dalam starting line up selama 45 menit.

    Namun, untuk Liga 1 2024-2025 ini, PSSI mengubah regulasi tersebut dari pemain U-23 menjadi pemain U-22. Mereka wajib dimainkan minimal 45 menit di awal laga atau sebagai starter.

    “Saya senang karena regulasi PSSI itu luar biasa. Kami punya pemain lokal bagus-bagus. Mereka punya kesempatan bermain karena masih berusia muda,” kata Joel.

    Regulasi Pemain U-22 Wajib Main Menguntungkan Pemain dan Timnas Indonesia

    Joel menilai regulasi wajib memainkan pemain U-22 itu bukan hanya menguntungkan si pemain. Nantinya, Timnas Indonesia, baik U-23 maupun senior, juga akan menuai dampak positifnya.

    Sesuai regulasi tersebut, pemain yang tergolong U-22 adalah yang lahir maksimal 1 Januari 2003. Dalam hal ini, Arema punya empat stok pemain, yakni Achmad Maulana, Arkhan Fikri, Iksan Lestaluhu, dan Daffa Fahish.

    “Regulasi ini juga penting buat timnas, karena bisa mendapatkan pemain muda yang memiliki kesempatan bermain di tim. Jadi, kalau gabung di Timnas nanti si pemain sudah lebih siap,” pungkas pelatih asal Brasil itu.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis