Duet ideal Walisson Maia menjadi salah satu kebutuhan Arema dalam menyusun kekuatan tim menghadapi Super League musim depan. Salah satu nama yang layak masuk radar adalah Diego Luiz Landis, bek tengah asal Brasil yang saat ini membela Terengganu FC.
Diego lahir di Paranavaí, Brasil, 3 Mei 1998 dan kini berusia 28 tahun. Pemain berkaki dominan kanan tersebut memiliki tinggi badan 1,93 meter yang membuatnya unggul dalam duel udara maupun pertarungan fisik.
Pada Liga Super Malaysia 2025-2026, Diego mencatatkan 23 penampilan dengan total 1.865 menit bermain. Selain beroperasi sebagai bek tengah, Diego juga memiliki kemampuan anomali yang bisa bermain sebagai striker dalam situasi tertentu.
Produktivitasnya musim lalu menghasilkan satu gol untuk Terengganu FC di kompetisi liga. Saat ini, nilai pasar Diego berada di kisaran Rp5,21 miliar dengan kontrak yang masih berlaku hingga 31 Mei 2026.
Dari sudut pandang kebutuhan tim, Arema memerlukan tambahan kualitas di posisi stopper untuk mendampingi Walisson Maia. Kehadiran Diego berpotensi menghadirkan kombinasi ideal antara postur, pengalaman, dan usia yang masih berada dalam fase terbaik seorang pesepak bola.
Faktor menarik lainnya adalah hubungan Diego dengan Gabriel Silva yang kini telah menjadi bagian dari skuad Arema. Keduanya bermain bersama di Terengganu FC musim lalu sehingga peluang adaptasi akan lebih mudah jika transfer tersebut terealisasi.
Selain Gabi, ada nama Careca yang juga dikabarkan berpeluang merapat ke Arema pada musim depan. Jika ketiganya kembali berkumpul dalam satu tim, Arema bisa mendapatkan keuntungan dari chemistry yang sudah terbangun saat mereka sama-sama membela Terengganu FC.
