Rapor Rio Fahmi di Super League 2025-2026 menunjukkan peran pentingnya sebagai salah satu pemain paling komplet di skuad Arema. Bek kanan asal Banjarnegara tersebut tidak hanya berkontribusi dalam fase bertahan, tetapi juga menjadi sumber kreativitas bagi tim sepanjang musim.
Sejak dipinjam dari Persija Jakarta di tengah musim, Rio mencatatkan 1.350 menit bermain dalam 15 pertandingan dan seluruhnya dijalani sebagai starter. Konsistensinya membuat dirinya menjadi salah satu pemain yang paling dipercaya untuk mengisi sektor kanan pertahanan Arema.
Dari sisi kontribusi menyerang, Rio membukukan empat assist dan menciptakan 17 peluang untuk rekan-rekannya. Pemilik jersey bernomor punggung 2 itu juga mencatatkan atribusi menyerang lainnya secara masif, seperti umpan silang sukses, dribel sukses, serta 532 operan sepanjang musim.
Statistik tersebut menjadikan Rio sebagai salah satu bek paling kreatif di skuad Arema. Di antara para pemain bertahan, eks Timnas Indonesia U-23 ini berada di puncak kategori assist dan kreasi peluang bersama Johan Farizi yang juga mengoleksi empat assist.
Meski aktif membantu serangan, kualitas bertahan Rio tetap berada di level tinggi. Pemain berusia 24 tahun itu membukukan atribusi bertahan, seperti block, clearance, intersep, dan tekel, dengan angka yang menempatkannya di jajaran atas bek Arema dalam berbagai kategori defensif.
Kemampuan tampil seimbang dalam menyerang dan bertahan menjadi nilai lebih yang tidak dimiliki banyak pemain. Saat sebagian bek lebih menonjol dalam bertahan dan sebagian lainnya unggul membantu serangan, Rio mampu memberikan kontribusi besar di kedua aspek permainan sekaligus.
Rapor Rio Fahmi di Super League 2025-2026 memperlihatkan bahwa atribut paling menonjolnya adalah kemampuan sebagai bek dua arah (two-way full-back). Lantas, apakah Rio bakal bertahan di Arema musim depan atau kembali ke ibu kota?
Inilah Rapor Rio Fahmi di Super League 2025-2026

